Pengguna dalam Basis data

Pada tingkat pemakai, data base dikelompokkan menjadi beberapa tingkat pemakai yaitu antara lain sebagai berikut:

  1. Database Administrator, ialahmanusia yang mengorganisasi seluruh system basis data. Database adaministrator imemiliki tanggung jawab penuh dalam manajemen database meliputi: pengaturan hak akses, koordinasi dan monitoring serta bertanggung jawab terhadap kebutuhan hardware dan software. Dalam pekerjaannya biasanya dibantu oleh staf Admin.
  2. Database Designer, adalah manusia yang bertugas merancang dan mengembangkan database. Database designer bertanggung jawab dalam identifikasi data yang tersimpan dalam database, menentukan struktur data yang tepat untuk disimpan dalam database. Database designer memerlukan koordinasi akan kebutuhan user database.
  3. Application Programmer, ialah penggunaa yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML). DML meliputi program yang ditulis dalam bahasa pemrograman induk yang dipakai.
  4. End user, adalah adalah pengguna yang memanfaatkan atau membutuhkan akses ke database melalui query, manambah, merubah menghapus maupun membuat report database. End userdapat

dikategorikan:

  1. a) Casual end users atau pengguna tak tetap atau user mahir. Pengguna yang tidak selalu mengakses database, tapi kadang memerlukan informasi terbaru. Berinteraksi dengan sistem tanpa modul program, hanya menggunakan query (untuk akses dan manipulasi data) yang telah disediakan oleh DBMS.
  2. b) Natïve atau parametric end users atau user umum. Pengguna yang pekerjaan selalu konstan yaitu melakukan query dan update data. Misalnya:bank teller, pegawai reservasi. Pengguna ini berinteraksi dg

sistem melalui pemanggilan suatu program aplikasi permanen (executable) yang telah dibuat sebelumnya oleh programmer.

  1. c) User Khusus (Specialized User). Pengguna yang menulis aplikasi basis data non konvensional untuk keperluan khusus yang bisa saja mengakses basis data dengan atau tanpa DBMS yang bersangkutan.
  2. d) Sophisticated end users. pengguna yang melengkapi kebutuhan database user, seperti engineer, scientist, business analyst.
  3. e) Stand-alone users. penggunauser yang mengelola personal database.
  4. System Analyst, ialah pengguna yang merencanakan dan menentukan kebutuhan sistem.
  5. Application Programmers (Software Engineering), ialah pengguna tanggungjawabnya berhubungan dengan kebutuhan koneksi database.
  6. Worker behind the scene, ialah pengguna yang tidak tertarik pada database, tetapi lebih cenderung pada membangun data base atau kebutuhannya menggunakan alat bantu. Pengguna ini dibedakan menjadi
  7. a) DBMS system designers dan implementer, ialah pengguna yang merancang dan mengimplementasikan modul-modul dan interface menggunakan paket-paket software DBMS. (seperti:. Modul: catalog, procs query lang., procs interface, access & buffering data, controlling cuncurrency, handling data recovery & security; interfacing: interface for integrated system).
  8. b) Tool developers. Pengguna yang merancang dan mengimplementasikan tools untuk mendukung software DBMS. Seperti Tools untuk meningkatkan performance database, tool untuk monitoring operasional database.
  9. c) Operators dan maintenance personnel. Para personel administrator yang bertanggung jawab akan jalannyaoperasional database termasuk maintenance (hardware/software) DBMS.

6) Operasi-Operasi dasar manajemen basis data Operasi-operasi dasar yang dapat kita lakukan berkenaan dengan basis data adalah sebagai berikut:

  1. Pembuatan basis data baru (create database), adalah proses yang identic dengan pembuatan lemari arsip yang baru.
  2. Penghapusan basis data (drop database), adalah proses yang identic dengan perusakan lemari arsip, sekaligus beserta isinya jika ada.
  3. Pembuatan table baru ke suatu basis data (create table), yang identic dengan penambahan map arsip baru ke sebuah lemari arsip yang telah ada.
  4. Penghapusan table dari suatu basis data (drop table), identik dengan perusakan map arsip lama yang ada di sebuah lemari arsip.
  5. Penambahan / pengisian data baru di sebuah basis data (insert), identic dengan penambahan lembaran arsip ke sebuah map arsip.
  6. Pengambilan data dari sebuah table (retrieve / search), identik dengan pencarian lembaran arsip dalam sebuah map arsip.
  7. Pengubahan data dalam sebuah table (update), identik dengan perbaikan isi lembaran arsip yang ada di sebuah map arsip.
  8. Penghapusan data dari sebuah table (delete), identik dengan penghapusan sebuah lembaran arsip yang ada di sebuah map arsip.

9) Pengenalan File tabel record dan field Didalam manajemen basis data, data disimpan dalam bentuk Berkas atau file. Berkas adalah himpunan seluruh record data (sisi baris) yang bertipe sama Suatu tabel atau Entitis dalam basis data relasional digunakan untuk mendukung antar muka komunikasi antara pemakai dengan para professional komputer. Gambar dibawah ini menjelaskan contoh penempatan data mahasiswa dalam tabel MHS.

Gambar 2. Data-data pada Tabel MHS

Record atau Baris atau dalam istilah model relasional yang formal disebut dengan Tuple adalah kumpulan data yang terdiri dari satu atau lebih suatu field. Pada setiap baris-baris ini tersimpan data-data dari subyek tabel yang bersangkutan . Di samping itu data-data yang ada dalam satu record bias terdiri dari bermacam-macam tipe data (Penjelasan tentang tipe dat kana dijelaskan pada bab selanjutnya). Contoh bentuk data yang terletak dalam satu record diperlihatkan dengan latar belakang hitam, seperti pada gambar dibawah ini.

Gambar 3. Data-data pada satu record di tabel MHS

Field atau Kolom atau dalam istilah model relasional yang formla disebut dengan Attribute adalah kumpulan data yang mempunyai/menyimpan yang sama/sejenis untuk setiap pada tabel. Ynag perlu diperhatikan bahwa urutan data (fisiknya) dalam suatu kolom untuk tiap-tiap baris tidak memiliki arti sehingga data-data tersebut tidak berpengaruh walaupun diubah. Contoh bentuk data yang terletak pada satu field/kolom diperlihatkan dengan latar belakang hitam, seperti pada gambar dibawah ini

Gambar 4. Data-data pada satu field NAMA di tabel MHS

 

  1. Rangkuman

Secara kharfiah, basis data terdiri dari dua kata yaitu basis dan data. Basis dapat diartikan sebagai suatu markas atau gudang, tempat bersarang atau tempat berkumpul.Data merupakan representasi dari fakta dunia(manusia, barang, peristiwa, keadaan)Secara istilah basis data adalah merupakan Kumpulan berkas atau tabel atau arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan tertentu, dapat berupa media cetak maupun media  elektronik. Kompoenen basis data meliputi sistem komputer: hardware dan software, basisdata lain dan pengguna. Software meliputi sistem operasi, aplikasi pemrograman dan DBMS. DBMS merupakan gabungan antara basis data dan kumpulan program atau perangkat lunak DBMS (database management system) yaitu program aplikasi yang dibuat dan bekerja dalam satu system.

Beberapa tujuan penggunaan basis data adalah berkaiatan dengan:

1)Kecepatan dan Kemudahan (Speed).

2) Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space).

3) Keakuratan (Accuracy),

4) Ketersediaan (Availability).

5) Kelengkapan (Completeness).

6) Keamanan (Security) dan

7) Kebersamaan (Sharability).

Sementara itu jenis-jenis pengguna basis data antara lain ialah :

1) Database Administrator.

2) Database Designer.

3) Application Programmer.

4) End user.

5) System Analyst.

6) Worker behind the scene.

Operasi-operasi yang dapat dilakukan dalam basis data antara lain ialah :

1) create database.

2) drop database.

3) create table.

4) drop table.

5) insert data.

6) retrieve / search data.

7) update data dan

8) delete data.

  1. Tugas : Mengoperasikan Aplikasi basis data Mengenai Aplikasi Kasir

Sebelum mengerjakan tugas, buatlah kelompok terdiri atas 2-3 orang. Dalam kegiatan ini peserta didik akan mengamati uraian materi konsep basis data dan mengoperasikan contoh aplikasi basis data. Contoh aplikasi basis data disediakan oleh guru atau teknisi.

  1. Jalankan contoh aplikasi basis data yang telah disediakan. Amatilah layanan atau operasi-operasi basis data yang disediakan oleh aplikasi tersebut.
  2. Jalankan atau lakukan operasi tambah data (insert data) dengan beberapa data yang berbeda. Amati perubahan yang terjadi.
  3. Jalankan atau lakukan operasi update data terhadap data yang telah dimasukkan. Amati perubahan yang terjadi.
  4. Jalankan atau lakukan operasi pencarian terhadap suatu data. Amati perubahan yang terjadi.
  5. Jalankan atau lakukan operasi delete data terhadap suatu data yang telah dipilih. Amati perubahan yang terjadi.
  6. Jika tersedia Jalankan atau lakukan operasi untuk membuat laporan (create report) yang siap dicetak oleh printer.
  7. Jalankan atau lakukan operasi-operasi basis data lainnya yang tersedia dalam aplikasi tersebut. Amati perubahan yang terjadi.
  8. Tuliskan dan kumpulkan data-data yang ada untuk setiap langkah diatas, kemudian analisis hasilnya menggunakan analisa diskriptif.
  9. Diskusi dan komunikasikan hasil analisis dalam kelompok dan buatlah kesimpulan.
  10. Buatlah laporan hasil eksperimen dan komunikasikan hasil laporan dengan guru pembimbing

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top