Pemodelan_Perangkat_Lunak_Memahami konsep pemodelan berorientasi objek_Part.1

LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

Materi : Pemodelan Perangkat Lunak

Sub Materi : Memahami konsep pemodelan berorientasi objek

PETUNJUK PENGISIAN LKS:

  1. Baca dengan seksama kerangka materi mengenai Konsep Pemodelan Berorientasi Objek
  2. Cermatilah berbagai informasi tentang Konsep Pemodelan Berorientasi Objek melalu Browsing
  3. Isilah/lakukan tugas yang di berikan dalam LKS dengan Lengkap

Tugas di serahkan paling lambat saat masuk pembelajaran di minggu ke depan

 Materi

  1. Definisi Perangkat Lunak (Software)

Konsep Pemodelan Sistem Perangkat Lunak3Perangkat lunak (software) adalah kumpulan Instruksi atau program komputer (syntaks/code yang ditulis dalam bahasa permograman) yang ketika dijalankan menyediakan fungsi dan performan yang diinginkan. Perangkat lunak merupakan struktur data yang memungkinkan program memanipulasi informasi dan dokumen yang menggambarkan cara menggunakan dan mengoperasikan program tersebut (Pressman).Menurut IEEE & ISO 1997, perangkat lunak adalah merupakan kumpulan program komputer (syntaks/code), prosedur, fungsi, modul (kumpulan program yang memiliki tujuan dan fungsi tertentu), dokumentasi dan kumpulan data yang diperlukan untuk mengoperasikan suatu sistem perangkat lunak.Sementara itu IEEE [IEE93] telah mengembangkan definisi yang lebih lengkap tentang rekayasa perangkat lunak (software engineering) yaitu merupakan aplikasi perangkat lunak yang bersifat sistematik, dalam pengembangannya menerapkan prinsip-prinsip rekayasa, metode pengembangan, operasi, dan maintenance dari software; merupakan serangkaian studi yang menggunakan pendekatan rekayasa.”

  1. Teknik atau Pendekatan Pengembangan Sistem Perangkat Lunak

Berikut pembahasan teknik atau pendekatan pengembangan sistem perangkat lunak.

  1. Pendekatan terstrukturPendekatan terstruktur adalah suatu proses yang mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program. Pendekatan ini memecahkan masalah-masalah dalam aktivitas bisnis menjadi bagian-bagian kecil yang dapat diatur dan berhubungan. Aktivitas tersebut dapat disatukan kembali menjadi satu kesatuan yang dapat dipergunakan untuk memecahkan masalah. Dalam pengembangan sistem informasi, pendekatan terstruktur adalah proses yang berorientasi kepada teknik dan rekayasa. Pendekatan ini digunakan untuk merancang dan menulis program secara jelas dan konsisten. Prinsip dari pendekatan terstruktur adalah jika suatu proses telah sampai pada suatu langkah tertentu, proses selanjutnya tidak boleh mengeksekusi langkah sebelumnya. Ciri-ciri pendekatan terstruktur, yaitu sebagai berikut.a. Merancang berdasar modul. Modularisasi adalah proses yang membagi suatu sistem menjadi beberapa modul yang dapat beroperasi secara independen.b. Bekerja dengan pendekatan top-down. Dimulai dari level atas (secara global) kemudian diuraikan sampai ke tingkat modul (rinci).c. Kegiatan dilakukan secara paralel dan iterasi.d. Dalam implementasinya antara dimensi data (variabel) dan proses (prosedur dan fungsi) dipisahkan.
  2. Pendekatan ObjekPendekatan objek merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan

mengirim pesan ke objek lainnya. Pendekatan objek merupakan suatu teknik atau cara pendekatan dalam melihat permasalahan dan sistem. Pendekatan objek memiliki beberapa keuntungan, antara lain sebagai berikut.

  1. Program lebih mudah dibaca dan dipahami.
  2. Mudah dalam perubahan program (berupa penambahan ataupun penghapusan fitur tertentu). Salah satu contoh perubahan ini antara lain adalah menyangkut penambahan dan penghapusan dalam suatu database atau program.
  3. Dapat digunakannya objek-objek sebanyak mungkin sesuai dengan yang diinginkan.

Pendekatan objek memiliki beberapa karakteristik atau sifat yaitu sebagai berikut.

  1. Abstraksi, yaitu prinsip untuk merepresentasikan dunia nyata yang kompleks menjadi satu bentuk model yang sederhana dengan mengabaikan aspek-aspek lain yang tidak sesuai dengan permasalahan.
  2. Enkapsulasi, yaitu pembungkusan atribut data dan layanan (operasi-operasi) yang dimiliki oleh objek tersebut.
  3. Pewarisan (Inheritance), yaitu mekanisme yang memungkinkan satu objek mewarisi sebagian atau seluruh definisi dan objek lain sebagai bagian dan dirinya.
  4. Reusability, yaitu pemanfaatan kembali objek yang sudah didefinisikan untuk suatu permasalahan pada permasalahan lainnya yang melibatkan objek tersebut.
  5. Generalisasi dan spesialisasi, yaitu menunjukkan hubungan antara kelas dan objek yang umum dengan kelas dan objek yang khusus.
  6. Komunikasi antar objek, yaitu dilakukan lewat pesan yang dikirim dari satu objek ke objek lainnya.
  7. Polymorphism, yaitu kemampuan suatu objek untuk digunakan di banyak tujuan yang berbeda dengan nama yang sama sehingga menghemat baris program.
  8. Aplikasi Perangkat Lunak

Berikut penjelasan mengenai aplikasi perangkat lunak.

  1. Defiisi Aplikasi Perangkat LunakPerangkat lunak aplikasi adalah suatu bagian (subkelas) dari perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer secara langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Perangkat lunak aplikasi ini biasanya dikolaborasikan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tetapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Perangkat lunak aplikasi komputer pada dasarnya adalah program dan prosedur yang digunakan untuk melakukan tugas tertentu pada suatu sistem. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media. Beberapa aplikasi yang digabung bersama menjadi suatu paket disebut sebagai suatu paket atau suite aplikasi (application suite). Contohnya adalah Microsoft Office dan OpenOffice.org, yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi dalam suatu paket biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan sehingga memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi. Aplikasi tersebut memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi satu sama lain sehingga menguntungkan pengguna. Contohnya, suatu dokumen lembar kerja (Microsoft Excel) dapat ditanamkan dalam suatu dokumen pengolah kata (Microsoft Word) walaupun dibuat pada aplikasi lembar kerja yang terpisah.
  2. Kategori Aplikasi Perangkat Lunak Sistem perangkat lunak komputer dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis utama, yaitu perangkat lunak sistem, perangkat lunak pemrograman, dan perangkat lunak aplikasi. Perangkat lunak sistem biasanya terdiri dari sistem operasi, perangkat driver, server dan komponen perangkat lunak. Perangkat lunak pemrograman sangat membantu dalam menulis kode program melalui alat-alat seperti editor, penghubung, debugger, kompiler atau interpreter. Perangkat lunak aplikasi adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mencapai atau mengerjakan tugas-tugas tertentu. Perangkat lunak aplikasi menggunakan kapasitas komputer secara langsung untuk tugas tertentu dan digunakan untuk mengetik dokumen, memanipulasi foto, merancang rumah, grafik, angka, dan lain-lain Perangkat lunak aplikasi dapat digolongkan menjadi beberapa kelas, antara lain adalah sebagai berikut.
  • Perangkat lunak perusahaan (enterprise), meliputi perangkat lunak akuntansi, bagian pendukung (back office), perangkat lunak bisnis, dan manajemen sumber daya manusia.
  • Perangkat lunak infrastruktur perusahaan, meliputi perangkat lunak alur kerja bisnis, sistem manajemen basis data, manajemen aset digital dan manajemen dokumen.
  • Perangkat lunak informasi kerja meliputi manajemen waktu dan sumber daya, manajemen data, dokumentasi, perangkat lunak analitik, dan perangkat lunak kolaborasi
  • Perangkat lunak media dan hiburan, meliputi media digital, dan perangkat lunak hiburan
  • Perangkat lunak pendidikan, meliputi manajemen ruang kelas, manajemen survei, manajemen pelatihan, dan perangkat lunak kesiapan penjualan
  • Perangkat lunak pengembangan media, meliputi perangkat lunak seni grafis, dan penyuntingan media.
  • Perangkat lunak rekayasa produk meliputi rekayasa perangkat keras, dan rekayasa perangkat lunak.
  1. Sistem Informasi

Sistem informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Sistem informasi sering diartikan interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Sistem informasi tidak hanya merujuk pada penggunaan, pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis. Sistem informasi merupakan gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi. Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi meliputi operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware,

prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan.

  1. Pemodelan dalam Rekayasa Perangkat Lunak

Pemodelan merupakan suatu proses dalam menggambarkan secara abstrak suatu model. Model adalah rencana, representasi, atau deskripsi yang menjelaskan suatu objek, sistem, atau konsep, yang seringkali berupa penyederhanaan atau idealisasi. Bentuknya dapat berupa model fisik (maket, prototipe), model citra (gambar rancangan, citra komputer), atau rumusan matematis. Proses pemodelan menampilkan deskripsi suatu proses dari beberapa perspektif tertentu. Proses pemodelan perangkat lunak merupakan aktivitas yang saling terkait (koheren) untuk menspesifikasikan, merancang, implementasi kode program dan pengujian sistem perangkat lunak. Pada tingkat teknik, rekayasa perangkat lunak dimulai dengan serangkaian tugas pemodelan. Model analisis sebenarnya merupakan serangkaian model yang merupakan representasi teknis yang pertama dari sistem. Di dalam suatu industri dikenal berbagai macam proses, demikian juga halnya dengan industri perangkat lunak. Perbedaan proses yang digunakan akan menguraikan aktivitas-aktivitas proses dalam cara-cara yang berlainan. Perusahaan yang berbeda menggunakan proses yang berbeda untuk menghasilkan produk yang sama. Tipe produk yang berbeda mungkin dihasilkan oleh sebuah perusahaan dengan menggunakan proses yang berbeda. Namun, beberapa proses lebih cocok untuk beberapa tipe aplikasi. Jika menggunakan proses yang salah akan mengurangi kualitas dan kegunaan produk yang dikembangkan. Banyaknya variasi dalam model proses yang digunakan, tidak mungkin menghasilkan gambaran-gambaran yang reliabel untuk alokasi biaya dalam aktivitas-aktivitas ini. Modifikasi perangkat lunak biasanya lebih dari 60 % dari total biaya pembuatan perangkat lunak. Presentasi ini terus bertambah karena lebih banyak perangkat lunak dihasilkan dan dipelihara. Pemodelan dalam suatu rekayasa perangkat lunak merupakan suatu hal yang dilakukan di tahapan awal pengembangan aplikasi perangkat lunak. Di dalam suatu rekayasa perangkat lunak sebenarnya masih memungkinkan tanpa melakukan suatu pemodelan, tetapi hal tersebut tidak berlaku dalam suatu industri perangkat lunak. Pemodelan perangkat lunak harus dikerjakan dan akan memengaruhi perkerjaanpekerjaan lain dalam rekayasa perangkat lunak tersebut. Beberapa pemodelan yang dikenal dalam pengembangan aplikasi atau rekayasa perangkat lunak, antara lain sebagai berikut:

  1. Pemodelan Proses

Model yang digunakan dalam pengembangan system perangkat lunak (software development life cycle process) yang terdiri dari tahapan-tahapan mulai dari spesifikasi kebutuhan perangkat lunak sampai dengan perawatan sistem.

  1. Pemodelan Analisis dan Desain

Pemodelan ini mendefinisikan spesifikasi lengkap dari persyaratan representasi dan representasi desain yang komprehensip bagi perangkat lunak yang akan dibangun. Model ini harus dapat memenuhi tiga sasaran utama yaitu menggambarkan apa yang dibutuhkan untuk pelanggan, membangun dasar bagi pembuatan desain perangkat lunak, membatasi serangkaian persyaratan yang dapat divalidasi begitu perangkat lunak dibangun.

  1. Pemodelan Data

Sarana untuk melakukan abstraksi data, relasi antar entitas dalam basis data. Sejumlah konsep untuk membuat diskripsi stuktur basis data. Kebanyakan

KEGIATAN PEMBLEJARAN

RANGKUM LEMBAR KERJA SISWA INI DENGAN BAIK DAN BENAR, DI KERTAS POLIO?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *