Tutorial Pembuatan dan Manipulasi Database MySQL menggunakan Command Line

Pada post sebelumnya kita sudah mengenal tetang database MySQL serta kelebihan yang dimilikinya. Selanjutnya pada post ini akan dijelaskan teknik pembuatan database dan manipulasi database MySQL. Pembuatan database sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan menggunakan command line, menggunakan interface seperti phpmyadmin atau wampserver, menggunakan script php dan juga dapat langsung dibuat dengan menggunakan aplikasi seperti netbean. Kemudian apabila database telah selesai dibuat, database tersebut dapat dimanipulasi. Apa yang dimaksud dengan manipulasi database? Manipulasi database ialah database awal yang mana database tersebut akan dilakukan penambahan, perubahan, atau penghapusan pada table, row, column dan lain-lain. Berikut contoh pembuatan dan manipulasi database MySQL.

Step by step:

  1. Sebelum membuat database, yang harus diperhatikan pertama kali ialah apakah mysql telah teristall atau belum. Jika sudah, dapat langsung berpindah ke Step 2 dan jika belum, berikut tutorial penginstallan MySQL menggunakan XAMPP. XAMPP dapat didownload pada link berikut ini https://www.apachefriends.org/download.html
    1. Jalan kan installer yang telah di download
    2. Kemudian pilih bahasa yang akan digunakan pada XAMPP
    3. Untuk pengguna windows 7, akan muncul kotak pop-up yang menyatakan User Account Control (UAC) telah diaktifkan pada sistem. Klik OK untuk melanjutkan instalasi.
    4. Selanjutnya akan muncul kotak dialog Welcome to The XAMPP Setup Wizard. Klik Next.
    5. Pada layar Choose Components, check list semua kotak lalu klik next.
    6. Kemudian pada layar Choose Install Location klik tombol install, terkecuali ingin memindahkan lokasi default instalasi, dapat mengaturnya terlebih dahulu (disarankan menggunakan lokasi default).
    7. Tunggu instalasi selesai, lalu klik tombol finish.
    8. XAMPP telah terinstall.
  2. Buka aplikasi XAMPP Control Panel. Jalankan Apache dan MySQL dengan menekan tombol Start. Lihat Gambar dibawah ini.

  3. Walaupun lebih mudah menggunakan interface phpmyadmin, kita harus mengenal dan memahami terlebih dahulu dasar pembuatan database dengan menggunakan command line. Untuk mengakses MySQL dengan CMD ikuti langkah berikut ini.
    1. Buka CMD pada komputer.
    2. Apabila menggunakan lokasi default pada instalasi, ketikkan perintah seperti berikut ini.

    3. Tekan Enter.
    4. Jalankan mysql.exe.


    5. Tekan enter, kemudian akan tampil tulisan Welcome to The MySQL monitor yang menandakan kita telah masuk ke mysql.
  4. Untuk menampilkan database apa saja yang terdapat pada komputer kita. Gunakan perintah berikut ini.

    Hasil yang ditampilkan kurang lebih akan seperti gambar ini.

  5. Untuk membuat (CREATE) sebuah database perintah yang digunakan ialah create database (nama database); (contoh: nama database identitas, dapat diganti sesuai yang diinginkan).

    Berikut database yang telah kita buat akan masuk ke dalam daftar.

  6. DROP database (nama database) digunakan untuk menghapus (delete) database pada mysql.

  7. Sekarang database telah dibuat, selanjutnya adalah mengisikan informasi kedalam database tersebut. Tetapi sebelum itu buka terlebih dahulu database yang telah dibuat, gunakan perintah USE (nama database).



  8. Gunakan SHOW tables untuk melihat tabel yang terdapat pada database. Akan tetapi karena database baru, maka belum terdapat tabel dalam database yang keluar hanya tulisan Empty Set. Untuk membuat tabel perintah sql-nya adalah CREATE TABLE (nama tabel). Berikut contoh pembuatan tabel dengan column berisi id, nama, alamat, dan telepon.





    Penjelasan:

    1. Membuat tabel idcard didalam direktori database identitas.
    2. Terdiri dari 4 buah kolom yaitu, id, nama, alamat dan telepon.
    3. Kolom id menggunakan auto increment yang berarti angka akan terisi otomatis secara berurutan dan sekaligus merupakan primary key
    4. Karakter pada kolom nama, alamat dan telepon terbatas oleh limit yang telah ditentukan
  9. Tabel yang telah dibuat dapat dilihat dengan menggunakan perintah SHOW tables.



  10. Untuk mendiskrisikan struktur tabel gunakan perintah DESCRIBE (nama tabel).



    Hasilnya adalah

  11. Kemudian setelah membuat struktur tabel, selanjutnya menambahkan
    informasi kedalam tabel yang telah dibuat tadi. Perintah untuk menambahkan dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

     

  12. Informasi yang telah dimasukkan dapat dilihat dengan menggunakan perintah SELECT seperti gambar berikut.


  13. Selain memanipulasi database dengan penambahan kita juga dapat melakukan perubahan informasi pada tabel dengan menggunakan perintah UPDATE.


  14. Selanjutnya yaitu melakukan penambahan dan penghapusan column pada tabel. Berikut perintah penambahan column pada akhir column yang ada.

    Column juga dapat ditambahkan pada tempat yang spesifik, misalnya setelah column nama.

    Untuk menghapus column gunakan perintah DROP.

  15. Jika column dapat ditambahkan dan dihapus, begitu juga dengan row (baris). Untuk menghapus row pada tabel tidak menggunakan perintah DROP akan tetapi menggunakan perintah DELETE.

    Hasil dari penghapusan baris


Sekian tutorial mengenai pembuatan database dengan menggunakan perintah command line. Untuk referensi lebih lanjut mengenai pembuatan database dengan command line atau dengan menggunakan interface phpmyadmin mungkin dapat dipelari dari buku atau dari website lain.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top